Ada Apa dengan Garuda? Simak Fakta-Fakta Polemiknya

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 04 Mei 2019 08:06 WIB
Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Garuda Indonesia)
Share :

JAKARTA - Laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menuai polemik. Dua komisaris Garuda Indonesia yakni Chairal Tanjung dan Dony Oskaria, menganggap laporan keuangan 2018 Garuda Indonesia tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Okezone pun merangkum sejumlah fakta menarik terkait kisruh laporan keuangan Garuda, Sabtu (4/5/2019):

1. Awal Kisruh Keuangan Garuda

Dua komisaris Garuda Indonesia yakni Chairal Tanjung dan Dony Oskaria menolak menandatangani laporan keuangan Garuda. Menurut mereka, seharusnya Garuda Indonesia mencatatkan rugi senilai USD244,95 juta di 2018.

Namun, di dalam laporan keuangan malah tercatat memiliki senilai USD5,01 juta.

2. BEI Pertanyakan Laporan Keuangan Garuda

Ada beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan kepada manajemen Garuda Indonesia. Khususnya mengenai kerjasama yang masih bersifat piutang yang dimasukan kepada laporan keuangan 2018 sebagai pendapatan.

Concern bahwa kami akan melihat nature transaksinya seperti apa," ucap Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna.

BEI juga memanggil manajemen Garuda Indonesia untuk ditanyai mengenai kisruh laporan keuangan dari maskapai penerbangan berlambang burung Garuda itu. Selain manajemen, pihaknya juga akan memanggil auditor yang memeriksa keuangan GIAA, KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional).

3. Pemerintah Ikut Cari Tahu

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan memanggil Garuda Indonesia untuk mempertanyakan mengenai kondisi sebenarnya. Dipanggilnya Garuda oleh Menhub bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pihak maskapai untuk klarifikasi.

Jika ditelaah berdasarkan laporan, memang Garuda Indonesia ini mengalami keuntungan. Meskipun ada beberapa polemik yang menyangkut didalamnya.

"Kemenhub sudah dapat laporan keuangan dari Garuda dan di situ memang dinyatakan 2018 itu untung secara detil kita tidak laporkan tentang hal yang berkait pengakuan pihak penerbangan," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya