"Kinerja ekspor April yang cenderung masih tertahan oleh tren penurunan volume permintaan ekspor dari mitra dagang utama terindikasi dari penurunan indeks PMI manufaktur dari Tiongkok dan India serta dipengaruhi oleh tren penurunan harga komoditas ekspor seperti batu bara yang secara rata-rata turun 12% (MoM) meskipun diimbangi dengan kenaikan harga CPO yang secara rata-rata naik 5% (MoM) di bulan lalu," katanya.
Di sisi lainnya, dia mengatakan, laju impor barang kosumsi diperkirakan akan meningkat menjelang Lebaran. Hal tersebut karena dalam rangka menjaga supply barang konsumsi.
Baca Juga: Neraca Perdagangan Kuartal I-2019 Defisit USD193 Juta
Selain itu, untuk impor barang modal dan bahan baku diperkirakan akan cenderung melandai terindikasi dari aktivitas manufaktur yang turun pada bulan April.
"Investasi yang melandai juga terindikasi laju penjualan dan konsumsi semen yang masing-masing terkontraksi -6,7%YoY dan -8,7%YoY pada bulan April lalu," tuturnya.
(Dani Jumadil Akhir)