JAKARTA - Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian pada penutupan perdagangan 20 Mei 2019. Bursa saham AS melemah karena pasar terseret oleh aksi jual saham-saham teknologi.
Baca Juga: Perang Dagang Kembali Memanas, Wall Street Tertekan
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 84,10 poin atau 0,33% menjadi 25.679,90. Sedangkan Indeks S&P 500 merosot 19,30 poin atau 0,67% menjadi 2.840,23, diikuti Indeks Komposit Nasdaq anjlok 113,91 poin atau 1,46% menjadi diperdagangkan pada 7.702,38, dilansir dari Antaranews, Selasa (21/5/2019).
Saham pembuat chip turun secara meluas. Baik saham Nvidia dan Advanced Micro Devices ditutup sekitar 3% lebih rendah. Demikian pula dengan saham Qualcomm dan Lam Research masing-masing turun 5,99% dan 5,4%.
Saham raksasa teknologi AS lainnya atau yang disebut kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google (Alphabet Inc), ditutup lebih rendah. Delapan dari 11 saham utama pada Indeks S&P 500 tergelincir, dengan teknologi turun 1,75%, memimpin penurunan.
Pasar keuangan AS telah tertekan akhir-akhir ini karena investor semakin khawatir tentang ketegangan perdagangan global. Indeks Volatilitas Cboe, yang secara luas dianggap sebagai pengukur kekhawatiran terbaik di pasar saham, meningkat 2,19% menjadi 16,31% pada Senin.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)