JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melakukan soft launching QR Code Indonesia Standard (QRIS). Hadirnya QRIS memungkinkan pembayaran melalui QR akan terinterkoneksi dan terinteropabilitas dengan menggunakan satu standar QR Code.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, BI harus memastikan arus digitalisasi berkembang dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif.
Sebagai langkah awal transformasi digital di Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) tersebut, hari ini BI melakukan soft launching QR Code Indonesia Standard.
Baca Juga: Bos BI Tegaskan Tak Ada Rush Money Imbas Demo 22 Mei
"Dalam tahap awal, BI memperkenalkan QRIS untuk Merchant Presented Mode (MPM) dan akan mulai diimplementasikan pada Semester II–2019," ujar dalam, seminar Internasional yang bertema “Digital Transformation for Indonesian Economy”, di Kantor BI, Jakarta, Senin (27/5/2019).
Dia mengatakan, dalam visi SPI 2025 disebutkan, respons atas perkembangan digitalisasi yang merubah lanskap risiko secara signifikan, yaitu meningkatnya ancaman siber, persaingan monopolistik, dan shadow banking yang dapat mengurangi efektivitas pengendalian moneter.
"Kemudian stabilitas sistem keuangan dan kelancaran sistem pembayaran," ujarnya.