JAKARTA - Saat menjalankan suatu bisnis, keikhlasan dalam melayani pelanggan, baik yang sudah loyal maupun yang baru dan ingin tahu (first time buyer) tentang produk atau jasa yang dijual tidak dibedakan.
Ketika sedang memberikan penjelasan mengenai sebuah produk pada calon pelanggan Anda, pada satu sisi Anda mengetahui bahwa belum tentu pelanggan ini akan membeli produk yang ditawarkan, tetapi Anda tetap melayani dengan sepenuh hati.
Semua pertanyaan dijawab dengan baik, semua benefit yang ada dijelaskan dan semua kelemahan atau efek samping dari produk Anda juga Anda kemukakan. Pada akhir pembicaraan ternyata sesuai dengan perkiraan Anda, calon pelanggan ini tidak jadi melakukan transaksi. Apakah ini sebuah kerugian?
Baca Selengkapnya: Jejak Bisnis Nabi Muhammad SAW, Menghadapi Konsumen Batal Membeli
(Rani Hardjanti)