Jelang Lebaran, Pasar Tanah Abang Kembali Semrawut

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 29 Mei 2019 08:38 WIB
Pasar Tanah Abang (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Aktivitas pusat grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali normal pascakerusuhan 22 Mei lalu. Kawasan pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara itu semakin semrawut menjelang Lebaran. Banyak kendaraan terparkir sembarangan, pedagang kaki lima (PKL) tumplek ke jalan, dan angkutan perkotaan (angkot) berhenti sembarang/ngetem.

Imbasnya, kemacetan tak terhindarkan. Meski banyak petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP, tak banyak membantu. Mereka kewalahan melihat kawasan Tanah Abang yang kian tak teratur.

Kesemrawutan di kawasan Tanah Abang terpantau hingga depan RS Pelni, Jalan KS Tubun. Kemacetan di lokasi sekitar dua kilometer. Kemacetan parah juga terkonsentrasi di Museum Tekstil mendekati Pasar Tanah Abang.

Baca Juga: Pasar Tanah Abang Kembali Buka Hari Ini

Keberadaan PKL membuat jalanan menyempit sehingga kendaraan sulit bergerak, ditambah banyaknya pengendara sepeda motor melawan arah. ”Sudah ada pedagang ini malah ada yang lawan arah,” keluh Mulyono, 29, pengendara motor saat melintas Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin.

KORAN SINDO menjajal melewati Tanah Abang dari Jalan KS Tubun menuju Blok A dan G kemudian melintasi Jalan MH Thamrin dan kembali ke Jalan Jatibaru. Melintasi jalanan sepanjang dua kilometer itu waktu tempuh mencapai dua jam.

Beberapa pengendara yang kesal kemudian turun dari kendaraan. Mereka memilih berbincang dengan pengendara lain membahas kawasan Tanah Abang yang kian semrawut. ”Mana ini petugasnya. Pada diam saja enggak bisa ngatur kesemrawutan di sini,” kata Joko, 35, salah satu pengendara. Di sekitar Jalan Jatibaru Raya pedagang menjajakan barang dagangan di bahu jalan dan trotoar.

 

Keberadaan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge tak berdampak signifikan di kawasan tersebut. Imbasnya, pejalan kaki dan porter atau kurir yang membawa troli terpaksa menggunakan bahu jalan sehingga mengakibatkan kemacetan.

Titik kesemrawutan juga terpantau di Stasiun Tanah Abang. Pengalihan orang agar menggunakan skybridge tak berjalan baik. ”Coba kalau lewat skybridge enggak akan semacet ini,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi berjanji akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi kesemrawutan di kawasan Tanah Abang. Pemkot Jakarta Pusat tak bisa melakukan sendiri mengatasi persoalan itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya