JAKARTA - Pemerintah akan memberikan sanksi kepada siapapun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mengikuti upacara peringatan hari lahir pancasila. Lantas apakah ada reward yang akan diberikan kepada ASN yang ikut upacara pada hari ini.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria WIbisana mengatakan, tidak ada reward khusus yang diberikan kepada para ASN yang mengikuti upacara pada pagi hari ini. Sebab menurutnya, upacara apalagi dalam rangka hari lahir pancasila ini merupakan sebuah kewajiban bagi para ASN.
"Saya kira tidak ada reward khusus bagi yang mengikuti upacara pada hari ini. Jadi ini merupakan kewajiban bagi ASN," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Sabtu (1/6/2019).
Sebab menurut Bima, para abdi negara ini harus menjadi contoh bagi masyrakat. Apalagi para ASN ini di gaji oleh uang negara yang artinya nasionalismenya harus lebih.
Ditambah lagi pada bulan lalu juga pemerintah menggelontorkan Tunjangan Hari Raya (THR) serta kenaikan gaji kepada para ASN. Belum lagi pada bulan ini, pemerintah akan menggelontorkan gaji ke-14.
"Toh mereka juga menerima tunjangan hari raya dan juga gaji ke-14 nantikan. Kurang apa disana," ucapnya
Memang menurut Bima, seharusnya upacara ini dilakukan oleh seluruh masyrakat Indonesia. Hal itu pula yang dilakukan oleh negara seperti China ataupun Korea Utara yang mana setiap warga negara harus ikut upacara hari kebesaran negara.
"Ini kewajiban setiap warga negara. Kalo di negara lain mungkin yang upacara tidak hanya ASN tapi semua warga ikut upacara. Apalagi kalo anda tinggal di Cina atau Korea Utara pasti udah ikut semua," jelasnya.
(Rani Hardjanti)