Arus Balik, Pemudik dari Pelabuhan Bakauheni Diprediksi Meningkat hingga 1,29 Juta Orang

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 08 Juni 2019 15:06 WIB
Foto: Pelabuhan Merak (Okezone)
Share :

Ira juga memastikan kapasitas muatan kapal dapat memadai untuk peningkatan jumlah pemudik yang akan melakukan arus balik. Di mana ASDP akan mengoperasikan kapal-kapal berukuran besar yakni diatas 5.000 GT selama arus balik Lebaran berlangsung, percepatan waktu bongkar muat maksimal 45 menit, serta pergantian kapal yang hanya dilakukan di Pelabuhan Merak saja, sementara di Pelabuhan Bakauheni hanya saat darurat saja.

"Kami asumsikan kenaikan volume hingga 15% dibandingkan tahun lalu. Prediksi beban puncak dari Bakauheni terjadi pada H+2 dan H+3 sebanyak 33.000 unit kendaraan, namun kapasitas kapal terpasang yang kami sediakan mencapai 38.000 unit. Untuk roda 4 diperkirakan melonjak pada H+1, H+2 dan H+3, dengan rata-rata 15.336 unit kendaraan per hari, sedangkan rata-rata kapasitas kapal terpasang sebanyak 37.420 unit kendaraan per hari. Jadi kami pastikan kapasitas muatan kapal yang terpasang memadai," ujar Ira.

Baca Juga: Jelang Puncak Arus Balik, Pertamina Pastikan Keamanan Pasokan BBM

Di Pelabuhan Bakauheni, ASDP telah menyiapkan fasilitas loket yang terdiri dari 17 loket penumpang (reguler 12 loket, eksekutif 5 loket), 15 loket roda 2 (reguler 14 loket, eksekutif 1 loket), dan 19 loket roda empat/lebih (reguler 13 loket, eksekutif 6 loket). Selain itu, disediakan fasilitas pendukung keselamatan dan keamanan yakni 2 unit ambulance, 1 unit mobil derek, 1 unit Damkar, 1 unit tug boat, 1 unit rubber boat, dan 5 unit shuttle bus.

Ira juga mengimbau kepada pengguna jasa agar dapat menggunakan fasilitas pelayanan selama berada di Pelabuhan yang telah ditingkatkan mulai dari toilet yang selama Lebaran disediakan sebanyak 80 titik (eksisting 69 unit, portable 11 unit), 4 unit mushola dan 1 unit masjid.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya