BI Catat Modal Asing Masuk ke Indonesia Tembus Rp112 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Jum'at 14 Juni 2019 17:57 WIB
Uang Rupiah (Foto: Okezone)
Share :

Di sisi lain, penurunan suku bunga acuan di sejumlah negara juga berdampak pada penurunan imbal hasil (yield) obligasi, sehingga membuat selisih (spread) imbal hasil dengan obligasi Indonesia semakin menarik yang mendorong masuknya modal asing. Saat ini imbal hasil obligasi negara Indonesia tenor 10 tahun (seri FR 78) berada di 7,7%.

Imbal hasil itu bahkan belum memperhitungkan kenaikan rating utang Indonesia yang menjadi BBB dengan outlook stabil oleh lembaga pemeringkat internasional S&P. Hal ini dinilainya berpotensi mendorong peningkatan arus modal masuk ke Indonesia cukup besar kedepannya.

"Sehingga ini yang akan mendorong arus modal masuk ke Indonesia dan menopang Rupiah ke depan lebih stabil," kata dia.

Baca Juga: BI: Pertumbuhan Uang Beredar Tumbuh 6,2%

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan nilai tukar Rupiah hingga 12 Juni 2019 menguat sebesar 1,02% ke level Rp14.235 per USD. Posisi kurs Rupiah saat ini jauh lebih baik dibandingkan pada posisi akhir tahun lalu yang di level Rp14.380 per USD.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya