Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperkirakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya, Fed Fund Rate (FFR). Arah kebijakan The Fed tersebut terkait dengan belum adanya titik temu antara AS dengan China untuk menyudahi perang dagang.
"Kalau dilihat (perang dagang) ini intensitasnya naiknya pada bulan Mei yang lalu. Sehingga memang kalau dilihat dari language-nya policy mereka masih akan data driven," ujar Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta.
Menurut Sri Mulyani, beberapa analis ekonomi pun sudah memprediksi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga acuannya sebanyak dua kali sepanjang tahun 2019.
"Tapi kemarin sinyalnya tidak secara firm turun, tapi mereka mengatakan risiko semakin besar. Itu berarti kenaikan tidak terjadi lagi, jeda akan dilakukan dan kemungkinan terjadi penurunan," paparnya. Hal itu menurutnya membuat Indonesia juga harus melakukan penyesuaian kebijakan sesuai dengan perkembangan ekonomi dunia.
(Dani Jumadil Akhir)