JAKARTA – AirAsia menjadi maskapai pertama pengguna pesawat Airbus A330neo di wilayah Asia Pasifik. Maskapai penerbangan ini memperkenalkan pesawat generasi terbaru untuk melayani penerbangan jarak jauh pada perhelatan Paris Air Show.
Pesawat tersebut akan ditempatkan di Don Mueang International Airport, Bangkok, Thailand, untuk mendukung pertumbuhan dan rencana ekspansi jaringan penerbangan di pasar utama AirAsia di Australia, Jepang dan Korea Selatan.
Adapun seremoni peluncuran pesawat tersebut dihadiri oleh Chairman AirAsia X Berhad Tan Sri Rafidah Aziz, Group CEO AirAsia X Nadda Buransiri, Deputy Group CEO (Airlines) AirAsia Bo Lingam, Chief Commercial Officer Christian Scherer dan President Civil Aerospace Rolls-Royce Chris Cholerton, CEO Avolon Domhnal Slattery, serta disaksikan oleh para pelaku industri dan media dari berbagai negara.
Group CEO AirAsia X Nadda Buranasiri mengatakan, momen ini sangat penting bagi industri penerbangan, khususnya bagi penumpang. Pasalnya, pesawat ini akan merevolusi nilai dan pasar perjalanan udara jarak jauh. AirAsia merasa bersemangat kembali berada di depan dengan menjadi yang pertama mengoperasikan pesawat A330neo generasi terbaru yang berteknologi canggih ini di pasar Asia Pasifik.
Baca Juga: KPPU Panggil Manajemen AirAsia, Minta Penjelasan soal Harga Tiket
“Dengan jumlah pesanan langsung sebanyak 66 pesawat dan 2 lainnya dari leasing, pesawat A330neo adalah visi kedepan AirAsia dalam pengoperasian penerbangan jarak jauh, yang akan memberikan pengalaman baru bagi penumpang dengan adanya fitur dengan desain terbaru serta beberapa modifikasi yang akan membuat perjalanan jarak jauh akan lebih nyaman dari sebelumnya,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/6/2019).
“Penumpang akan melihat dan merasakan perbedaan pada ruang kursi yang lebih lega, ruang bagasi kabin yang lebih besar, pengaturan pencahayaan di seluruh kabin, ketersediaan soket listrik di setiap kursi, dan suasana kabin yang lebih senyap dibanding pesawat sejenis,” sambungnya.