“Dengan ditandatanganinya Mou ini, maka diharapkan akan tercipta sinergi usaha (business to business) dengan prinsip yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ucap Tatang.
Baca Juga: Investasi Diprediksi Tumbuh Double Digit hingga Akhir 2019
Sebagai informasi, Hyundai E&C merupakan kontraktor EPC internasional yang saat ini sedang mencari mitra strategis global yang bertujuan untuk meningkatkan keunggulan kompettitif teknis dan komersial serta mempromosikan peluang bisnisnya di pasar konstruksi internasional, khususnya Indonesia.
Sementara itu, PP selaku salah satu perusahaan konstruksi & investasi di Indonesia berminat untuk menjadi mitra bisnis jangka panjang dan bergabung dengan Hyundai E&C. PT PP sendiri telah memiliki sumber daya teknis, kemampuan finansial, keahlian dan memiliki berbagai pengalaman dibidangnya.
(Feby Novalius)