"Terdiri dari pinjaman dalam negeri sebesar Rp6,90 triliun dan dari pinjaman luar negeri sebesar Rp775,64," katanya.
Sedangkan dari penerbitan SBN tercatat sebesar Rp3.776,1 triliun. Terdiri dari penerbitan SBN denominasi Rupiah mencapai Rp2.741 triliun, berasal dari Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp2.290 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp450 triliun.
Sementara SBN dari denominasi valas tercatat sebesar Rp1.048,2 triliun, berasal dari SUN sebesar Rp829,6 triliun dan SBSN sebesar Rp218,6 triliun.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Tembus Rp5.503 Triliun di Kuartal I-2019
Bendahara Negara tersebut menyebutkan, hingga akhir Mei 2019 pemerintah telah melakukan pembiayaan utang sebesar Rp159,6 triliun. Angka tersebut mencapai sekitar 44,43% dari target tahun ini sebesar Rp359,2 triliun.