Integrasi MRT hingga LRT Jadi Upaya Jakarta Perbaiki Kualitas Udara

Koran SINDO, Jurnalis
Kamis 27 Juni 2019 09:30 WIB
Ilustrasi Polusi Udara di Jakarta (Foto: Koran Sindo)
Share :

Dengan peningkatan industrialisasi, masalah itu akan kian sulit diatasi. Menteri Lingkungan India Harsh Vardhan meluncurkan Program Udara Bersih Nasional sebagai langkah antisipasi. Dia berharap polusi udara dapat berkurang 20-30% dalam lima tahun ke depan, tergantung pada inisiatif dan kebijakan khusus dari setiap pemerintah daerah.

Jika berhasil, warga India disebutnya akan lebih sehat. Sesuai dengan program Pemerintah India, moda transportasi umum dilarang bergantung pada mesin diesel dan pemerintah mendorong pemangku kepentingan untuk menggunakan sumber energi terbarukan, menaikkan pajak bahan bakar, dan memungut biaya kemacetan.

Para ahli menilai pendistribusian kompor juga akan membantu. China yang mengalami pertumbuhan ekonomi sangat pesat juga tidak terbebas dari polusi udara. Terkadang wilayah perkotaan di China di selimuti kabut asap selama seharian penuh.

Namun, melalui kebijakan baru, China berhasil mengurangi partikel PM2.5 dan sulfur-dioksida dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kebijakan ramah lingkungan, kualitas udara di be berapa kota Eropa juga sekarang lebih bersih bila di bandingkan dengan satu generasi sebelumnya.

Pada 1960-an, California juga pernah menjadi negara dengan polusi terburuk di dunia. Namun investasi di bidang energi terbarukan menjadikannya sebagai pelopor antipolusi. Polusi udara merupakan salah satu penyebab kematian yang tidak disadari banyak orang dan sudah menyebar keseluruh dunia.

WHO menyebut sebanyak 91% penduduk du nia menghirup udara “jahat”. PM2.5 dapat mencemari aliran darah ketika terhirup hingga menyebabkan kanker, stroke, dan penyakit jantung.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya