Menurut Budi, demi mendapatkan listrik yang murah menginginkan smelter mendapat pasokan listrik khusus dari pembangkit listrik yang Biaya Pokok Produksinya (BPP) rendah. Pemerintah juga bisa mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
“Indonesia punya potensi air, PLTA pembangkit listrik yang paling murah. Kami butuh dari dukungan pemerintah, potensi PLTA bisa dialokasikan untuk industri hilir minerba jadi global positioning jadi lebih murah," jelasnya.
(Fakhri Rezy)