JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan, penerimaan negara mencapai Rp898,8 triliun hingga Juni 2019. Realisasi ini setara 41,5% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 yang sebesar Rp2.165,1 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, bila dibandingkan dengan realisasi periode yang sama tahun 2018 maka tumbuh 7,8%. Namun, pertumbuhan itu lebih lambat dari tahun 2018 yang mampu naik 16%.
Baca juga: Realisasi Belanja Subsidi Baru Capai Rp71,88 Triliun di Semester I-2019
"Pertumbuhan ini memang lebih lemah dibandingkan pertumbuhan penerimaan tahun lalu (semester I-2018 terhadap semester I-2017) yang sebesar 16%," ujar dia di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (16/7/2019).
Dia menyatakan, penerimaan negara di paruh pertama tahun 2019 itu, terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp688,9 triliun atau setara dengan 38,6% dari target dalam APBN yang sebesar Rp1.786,4 triliun. Penerimaan ini terdiri dari pajak sebesar Rp603,34 triliun, serta bea dan cukai sebesar Rp85,60 triliun.
Baca juga: Sri Mulyani Pamer Realisasi APBN 2019 ke DPR
Secara rinci penerimaan pajak terdiri dari pajak penghasilan (PPh) sebesar Rp376 ,32 triliun atau sudah mencapai 42,07% dari target Rp894,45 triliun. Kemudian PPN dan PPnBM sebesar Rp212,32 triliun atau sudah mencapai Rp32,40% dari target Rp655,39 triliun.