"Dan ada proses dari Bank Mandiri. Di mana nasabah jangan ditakut dengan terjadinya hal ini. Karena ini murni kesalahan dari Bank Mandiri," ungkap dia.
Baca Juga: YLKI Minta Bank Mandiri Perbaiki Sistem IT agar Trust Tak Turun
Sebelumnya, Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rohan Hafas memberikan penjelasan awal mula terjadinya perubahan saldo rekening yang dialami oleh 10% nasabah Bank Mandiri di seluruh Indonesia.
"Perubahan saldo nasabah itu terjadi pada saat perpindahan proses dari core system ke back up system yang rutin dilaksanakan di akhir hari. Namun pada kali ini, terjadi eror pada data saldo 10% nasabah Bank Mandiri," ujar dia di Gedung Plaza Mandiri Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)