BNI Bangun Ekosistem untuk Permudah Akses Perbankan Nelayan Sukabumi

Advertorial, Jurnalis
Minggu 21 Juli 2019 10:50 WIB
Foto: dok.Humas BNI
Share :

Sejak diluncurkan pada April 2019 lalu, saat ini telah terdaftar 215 nelayan di sekitar Desa Ciwaru yang tergabung dalam program ini. Selama tiga bulan, nelayan Desa Ciwaru telah mencoba layanan aplikasi FishOn. Salah satu fitur unggulan aplikasi tersebut adalah mengetahui posisi ikan di tengah laut secara akurat. Menurut salah satu ketua rukun nelayan, Atin Bongsang, terjadi peningkatan hasil tangkapan nelayan pancing dari sebelumnya hanya 15-20 Kg per hari menjadi rata-rata 80-150 Kg per hari per nelayan.

Inisiasi Program ini diharapkan dapat memperkaya ekosistem berbasis digital yang dapat membantu nelayan meningkatkan taraf hidup dan produktivitasnya. Keseluruhan ekosistem berbasis digital diharapkan dapat membantu nelayan mulai dari kemudahan mencari ikan, menyediakan mini process agar hasil tangkapan dapat lebih lama disimpan dan tetap segar, dan market place penjualan hasil tangkapan melalui TPI Online dan kebutuhan melaut nelayan melalui Gerai Fishmart, serta memberikan pendampingan pada nelayan.

Peran BNI pada gerakan ini dimaksudkan untuk memastikan agar para nelayan mendapatkan akses perbankan yang murah, mudah, disertai pendampingan kepada nelayan. Setelah kembali dari melaut, nelayan dipastikan akan mendapatkan tempat melakukan penjualan hasil tangkapannya melalui TPI Online yang dapat menghubungkan nelayan degan buyer dan kesemuanya telah menggunakan rekening BNI untuk melakukan transaksinya.

BNI juga memperlengkapi Gerai Fish Mart tersebut dengan layanan Agen Lakupandai BNI atau Agen46. Kehadiran Agen46 diharapkan dalam lebih meningkatkan literasi keuangan masyarakat Ciwaru. Layanan yang diberikan oleh Agen46 antara lain pembukaan rekening, tarik, setor, pemindahbukuan, berbagai pembayaran layanan masyarakat dan lain sebagainya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya