"Ini adalah saat bersejarah bagi pertanian Indonesia. Akses pasar bagi produk petani kita diberikan langsung Presiden Argentina pada Menteri Pertanian. Kami akan maksimalkan peluang ini agar kesejahteraan petani meningkat,” ujar Amran.
Menguti keterangan Kementerian Pertanian ada empat fakta menarik soal salak Indonesia. Dikutip dari akun instagramnya, Minggu (28/7/2019), pertama, luas lahan salak pada 2008 mencapai 23.204 hektare.
Kedua, produksi pada 2018 mencapai 983.000 ton. Ketiga, sentra produksi salak di Kabupaten Sleman, Magelang, Banjarnegara, Tapanuli Selatan, Karangasem. Terakhir, salak menjadi salah satu komoditas yang diminati Presiden Argentina untuk dipasarkan di Negeri Tango.
(Feby Novalius)