JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengantongi laba bersih sebesar sebesar Rp12 triliun hingga kuartal III-2019. Realiasi itu tumbuh 4,7% dari periode yang sama di tahun 2018.
Berdasarkan keterangan resmi BNI, Rabu (23/11/2019), pertumbuhan laba bersih ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) menjadi Rp26,9 triliun. Serta pertumbuhan pendapatan nonbunga atau (fee based income/FBI) sebesar 13% year on year (yoy) menjadi Rp8,1 triliun.
Baca Juga: Direksi Dirombak, BNI Tunjuk Milenial Jadi Direktur Keuangan
Pertumbuhan pendanaan itu berasal dari pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 14,7% menjadi senilai Rp558,7 triliun hingga akhir September 2019. Sekaligus menandai stabilnya percepatan fungsi intermediasi ditengah kondisi perekonomian yang menantang.
Penyaluran kredit segmen korporasi tercatat tumbuh 18,1% dari periode yang sama tahun 2018 menjadi Rp 291,7 triliun. Terdistribusikan ke segmen korporasi swasta sebesar Rp181,1 triliun atau tumbuh 24,8% dibanding dan pada BUMN senilai Rp110,7 triliun atau tumbuh 8,6%.
Baca Juga: Anak Buah Sri Mulyani Diangkat Jadi Komisaris BNI
Selain segmen korporasi, segmen usaha kecil juga memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar 19,2% dibandingkan kuartal III-2018 yang tercatat sebesar Rp75 triliun.