BCA Jadi Stock Split? Begini Penjelasan Presdir Jahja Setiaatmadja

Giri Hartomo, Jurnalis
Senin 28 Oktober 2019 19:16 WIB
BCA soal Stock Split (Foto: Okezone.com/Giri)
Share :

Jika melihat harga tersebut menurut Jahja, harga unit saham BCA dibandingkan emiten global masih relatif murah. Pasalnya, banyak emiten besar di pasar global yang satu unit sahamnya dijual di atas kisaran USD100 atau setara Rp1,4 juta per unit saham.

"Yang invest di BCA itu dari Boston, New York, San Fancisco, London, dan berbagai penjuru dunia. Kalau dilihat di Dow Jones itu bank atau perusahaan besar bisa ada yang USD100 bahkan USD115 (per unit saham). Jadi dua dolar itu sebenarnya for nothing," jelasnya

 

Ditambah lagi lanjut Jahja, kurs Rupiah dibandingkan dolar sangat rendah.Hal ini lah yang menyebabkan harga unit saham BCA terlihat mahal di pasar domestik tapi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pasar luar negeri.

"Kalau di kurs kan dolar AS (harga unit saham BCA) dalam tanda petik masih murah," ucapnya.

Namun lanjut Jahja, di masa mendatang pihaknya tidak mentup kemungkinan untuk melakukan stock split. Apalagi jika harga saham ini tidak mengalami kenaikan lagi alias stuck.

"Mungkin kalau harga saham flat itu saatnya memikirkan stock split. Jadi saat ini belun kita pertimbangkan," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya