Meskipun begitu, dirinya optimistis penyelesaian lahan ini akan segera rampung. Namun dirinya tidak menyebut berapa luas lahan yang masih belum dikuasai dan berada dalam sengketa.
“Hambatannya adanya urusan tanah. Kerja keras Bu Arie Yuriwin (Dirjen Pengadaan Kementerian ATR), tanah bisa diselesaikan. Sisakan beberapa bidang di Bekasi Timur untuk depo kereta,” jelasnya.
(Feby Novalius)