Maka skema pemberian gaji PNS juga disesuaikan dnegan kapasitasnya. Sri Mulyani tak ingin ada ketidakseimbangan yang muncul sehingga PNSmerasa gaji yang diterimanya lebih kecil dibandingkan kompetensi yang dimiliki.
"Kalau kita menganggap ada ketidakseimbangan orang yang tidak menempati jabatan strategis dan di luar ditawari gaji sangat besar, namun di dalam PNS dapat gaji sangat rendah, maka itu kita mendzolimi. Karena dianggap memberikan godaan terus-menerus," katanya.
Meski demikian, Sri Mulyani juga menekankan, bukan berarti gaji yang harus didapatkan para pegawai harus setara dengan yang ditawarkan pihak swasta. Setidaknya, tingkat kesejahteraan PNS harus lebih baik dari sebelumnya sehingga mengurangi potensi tindakan korupsi.
"Paling tidak kita harus mengurangi gap, sehingga tidak lagi sumber daya manusia yang beralasan melakukan korupsi karena pendapatan kecil. Tapi di sisi lain, integritas PNS juga harus dibangun, terlebih di Kemenkeu yang kerjaannya adalah ngurus uang negara, godaannya setiap hari ada," kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)