Vice President and Senior Credit Moody’s Jacintha Poh menjelaskan, harga komoditas yang menurun erat hubungannya dengan sektor perbankan yang menjadi kunci utama bagi bank di Indonesia. Produk Domestik Bruto yang melemah bersandingan dengan harga komoditas terutama pada harga minyak kelapa sawit dan batu bara akan sangat berpengaruh pada pendapatan perusahaan.
“Sementara harga komoditas telah agak pulih, tingkat risiko pinjaman masih meningkat jika Anda membandingkannya dengan puncaknya pada 2016. Kami semacam mengawasi ruang ini dengan seksama karena jika siklus komoditas berubah lagi, itu akan memiliki bahan berdampak pada sektor perbankan,” kata Li.
(Fakhri Rezy)