JAKARTA - Harga minyak naik sedikit di tengah harapan permintaan energi akan mendapat manfaat dari kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
Futures minyak mentah Brent ditutup naik 12 sen atau 0,2% pada USD65,34 per barel, sesi setelah mencapai tertinggi sejak 17 September di USD65,79. Minyak mentah West Texas Intermediate naik 14 sen atau 0,2% menjadi USD60,21 per barel.
Baca Juga: Harga Minyak Naik 1% imbas Membaiknya Hubungan AS-China
Washington dan Beijing mengumumkan perjanjian "fase satu". Pejabat AS mengatakan beberapa tarif akan dikurangi dengan imbalan lompatan besar pembelian produk pertanian Amerika dan barang-barang lainnya di Tiongkok.
Kemajuan perdagangan dapat meningkatkan permintaan minyak, tetapi pasar masih menimbang manfaat dari kesepakatan itu, kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago dilansir dari Reuters, Selasa (17/12/2019).
Perjanjian tersebut menghindari USD160 miliar tambahan tarif AS untuk barang-barang Tiongkok yang akan dimulai pada akhir pekan.
Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan kesepakatan itu akan meningkatkan ekspor hampir dua kali lipat selama dua tahun dan "benar-benar selesai" meskipun perlu terjemahan dan revisi teks. Komisi tarif bea cukai Dewan Negara Tiongkok mengatakan telah menangguhkan tarif tambahan untuk beberapa barang AS.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)