Teknologi yang dimiliki adalah mesin Rotax dari Austria diantaranya, Flight Control System (FCS) yang bisa membuat automatis take off landing, radar SAR, internal navigation system electro-optics targeting system dan juga senjata rudal.
Target operasionalnya akan dimulai pada tahun 2020 ini dengan pembuatan 2 unit prototipe untuk uji terbang dan kekuatan struktur, tahun 2021 akan dilakukan sertifikasi tipe, dan tahun 2023 akan dilakukan sertifikasi sistem senjata.
Performa dari drone ini adalah memiliki radius LOS (line of Sight) sejauh 250 km, dapat terbang tinggi menjelajahi 23 ribu kaki, daya tahan 30 jam, dan memiliki kecepatan 235km/jam
(Dani Jumadil Akhir)