Sedangkan penyaluran untuk kredit pemilikan rumah (KPR) mencapai Rp44 triliun atau tumbuh 8,3% dari tahun sebelumnya. KPR memegang dominasi paling besar yakni 51,4% dari total penyaluran kredit konsumer.
"Pertumbuhan KPR ini didorong berbagai perbaikan yang telah dilakukan, antara lain ekspansi pada kaum milenial selaras dengan program pemerintah," ujarnya.
Kemudian penyaluran pada segmen kredit korporasi, BNI mencatatkan pertumbuhan 9,8% di akhir 2019, utamanya disalurkan ke sektor usaha manufaktur, listrik, gas, dan air. Meski demikian, pinjaman infrastruktur masih jadi salah satu prioritas di segmen bisnis korporasi, salah satunya adalah proyek jalan tol.
"Pembiayaan jalan tol yang dilakukan BNI difokuskan pada ruas-ruas tol dengan tingkat LHR (lalu lintas harian rata-rata) yang tinggi, yaitu terutama ruas-ruas tol di Pulau Jawa," kata Ario.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)