SUTT Ini akan menghantarkan listrik 150 kV guna menghubungkan 2 (dua) gardu induk eksisting dan 1 (satu) gardu induk baru yang belum terbangun. Dua gardu induk eksisting tersebut adalah GITET 500 kV Cirata di Desa Cadassari, Kec. Tegalwaru, Kab. Purwakarta dan GI 150 kV Padalarang di Desa Kertamulya, Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat. Pada GITET 500 kV akan di pasang IBT (Interbush Transformer) berfungsi mengkonversikan tegangan listrik 500 kV menjadi 150 kV (GI 150 kV Cirata). Sementara itu GIS 150 kV Padalarang Baru II akan dibangun di Desa Nyalindung, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat
Baca Juga: Waspada Virus Korona, Pekerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung Di-screening
2. SUTT 150 kV Tegalluar Incomer (Kiaracondong II – Ujungberung) di Kecamatan Rancaekek dan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Listrik akan dialirkan dari jalur eksisting SUTT 150 kV Kiaracondong – Ujungberung menuju GIS 150 kV Tegalluar melalui transmisi sepanjang ± 7.028,5 m.Selain untuk mendukung infrastruktur KCJB, pembangunan transmisi dan GIS ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik Provinsi Jawa Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)