JAKARTA - International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pelambatan permintaan minyak global yang cenderung menurun akan segera berakhir dalam dekade mendatang. Pihaknya memprediksi permintaan minyak global akan mencapai puncaknya di tahun 2040.
"Pertumbuhan permintaan minyak global akan melambat secara signifikan, dan levelnya bisa memuncak dalam dua dekade mendatang," tulis IMF dalam laporannya berjudul Masa depan minyak dan keberlanjutan fiskal di Wilayah GCC, seperti dilansir dari CNBC, Jumat (7/2/2020).
Baca juga; Virus Korona hingga Surplus Pasokan Diramal Tekan Harga Minyak 4 Bulan ke Depan
Tren penurunan permintaan minyak global yang kuat dan berkelanjutan, setelah memperhitungkan pertumbuhan pendapatan dan populasi sebagai hasil analisis perkembangan pasar minyak di masa lalu ini menurut IMF dicerminkan sejumlah faktor. Seperti peningkatan jangka panjang dalam efisiensi energi dan substitusi dari minyak, tren yang sejauh ini 'terselubung oleh dampak ekspansi ekonomi dan populasi'.
“Tetapi itu siap untuk menjadi lebih terlihat di tahun-tahun mendatang, menghasilkan jalur perlambatan secara bertahap dan pada akhirnya permintaan global untuk minyak menurun. Yang terakhir akan mencapai puncaknya sekitar tahun 2040 dalam proyeksi benchmark kami atau lebih cepat dalam skenario dorongan regulasi yang lebih kuat untuk perlindungan lingkungan dan peningkatan efisiensi energi yang lebih cepat," tulis IMF dalam laporannya.