Erick menambahkan, saat ini yang sebenarnya siap untuk ditutup ada sekitar 5 anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk. Anak usaha yang ditutup termasuk PT Garuda Tauberes Indonesia yang sempat jadi sorotan beberapa waktu lalu.
Namun dirinya masih akan melakukan kajian secara mendalam terlebih dahulu sebelum ditutup. Mengingat perlu ditinjau apakah proses bisnisnya sesuai dan efisien dengan arah bisnisnya.
"Saya tak bisa bicara detil sebelum pantas diberikan statement. Tapi proses likuidasi itu direksi komisaris yang bisa lihat duluan mana tak efisien," kata Erick.
(Dani Jumadil Akhir)