5. Selanjutnya bos thinking itu bicara pakai kepala, tidak pakai perasaan, jadi jangan mudah sakit hati.
6. Bos thinking itu tukang kontro, jadi pastikan Anda menjalankan proses kerja sebaik mungkin sesuai prosedur.
7. Terakhir bos thinking itu menghargai efektivitas, jangan asal kerja. Pastikan pekerjaan yang dilakukan tepat sasaran.
Kalau kamu sudah praktekan hal tersebut maka kamu akan disayang sama si bos. Saatnya jalankan prinsip kedua, bantu si bos melakukan apa yang jadi kelemahannya. Ingan membantu bukan memanfaatkan kelemahaannya.
(Feby Novalius)