JAKARTA - Harga minyak merosot untuk hari keenam berturut-turut pada perdagangan kemarin. Harga minyak turun ke level terendah dalam lebih dari setahun karena penyebaran global virus korona memicu kekhawatiran permintaan.
Investor khawatir tentang perlambatan ekonomi yang membebani permintaan minyak karena virus menyebar dari China ke lebih dari 50 negara lain.
Baca juga: Harga Minyak Anjlok 5 Hari Beruntun Imbas Virus Korona
Melansir Reuters, Brent paling aktif untuk pengiriman LCOc2 Mei turun USD1,84 atau 3,6% pada USD49,89 per barel, terendah sejak Juli 2017.
Kontrak berjangka Brent LCOc1 untuk pengiriman April turun USD1,65 atau 3,2% menjadi USD50,53 per barel sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 turun USD2,25 atau 4,8% menjadi USD44,84.