Harga Minyak Merosot Imbas Wabah Covid-19

Irene, Jurnalis
Sabtu 29 Februari 2020 09:12 WIB
Kilang Minyak (Reuters)
Share :

JAKARTA - Harga minyak merosot untuk hari keenam berturut-turut pada perdagangan kemarin. Harga minyak turun ke level terendah dalam lebih dari setahun karena penyebaran global virus korona memicu kekhawatiran permintaan.

Investor khawatir tentang perlambatan ekonomi yang membebani permintaan minyak karena virus menyebar dari China ke lebih dari 50 negara lain.

Baca juga: Harga Minyak Anjlok 5 Hari Beruntun Imbas Virus Korona

Melansir Reuters, Brent paling aktif untuk pengiriman LCOc2 Mei turun USD1,84 atau 3,6% pada USD49,89 per barel, terendah sejak Juli 2017.

Kontrak berjangka Brent LCOc1 untuk pengiriman April turun USD1,65 atau 3,2% menjadi USD50,53 per barel sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 turun USD2,25 atau 4,8% menjadi USD44,84.

Kepanikan virus korona juga membuat pasar saham global dan harga industri dan logam mulia anjlok.

Baca juga: Virus Korona Menyebar, Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah Setahun Terakhir

Kemerosotan minyak mentah Brent patokan pekan ini kemungkinan akan memusatkan pikiran ketika Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu termasuk Rusia, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC +, bertemu minggu depan untuk membahas produksi. Beberapa anggota kunci OPEC condong ke arah pengurangan produksi minyak yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya, empat sumber dengan pengetahuan perundingan mengatakan.

Arab Saudi, produsen terbesar di OPEC dan beberapa anggota lainnya sedang mempertimbangkan pengurangan 1 juta barel per hari (bph) untuk kuartal kedua 2020, naik dari pemotongan yang awalnya diusulkan 600.000 bph, kata sumber tersebut. OPEC + dijadwalkan bertemu di Wina pada 5-6 Maret.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya