Agar air hujan dapat meresap ke dalam tanah, idealnya perbandingan bangunan rumah dan taman adalah 50%-70%, untuk koefisien dasar bangunan (KDB) dan 30%-50% untuk koefisien dasar hijau (KDH). Hal ini menjadi acuan dalam merancang rumah yang nyaman dan sehat.
Di tengah keterbatasan lahan yang sempit, tidak menutup kemungkinan untuk tetap menghadirkan taman di rumah. Dengan konsep taman minimalis, aplikasi jenis tanaman yang tidak rimbun dan tidak memerlukan ruang yang banyak akan menjadi pilihan yang tepat, khususnya bagi rumah berkonsep minimalis.
Aktivitas padat yang biasanya dimiliki sebagian besar orang membuat taman biasanya tak diperhatikan. Namun taman minimalis dapat mengatasi keterbatasan dana dan waktu karena taman ini murah dalam pembuatan dan perawatannya.
(Feby Novalius)