JAKARTA - Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat jeblok hingga 6,6% pada Senin (9/3/2020). Menyikapi kondisi tersebut Kementerian BUMN akan melakukan buyback terhadap 12 emiten pelat merah.
Menurut Staf Khusus Menteri BUMN Arya M Sinulingga, saat ini 12 BUMN tersebut telah siap melakukan pembelian saham kembali atau buyback dengan nilai komitmen senilai Rp7 triliun hingga Rp8 triliun.
Baca juga: Bertemu Susi Pudjiastuti, Erick Thohir: Kami Saling 'Curhat-curhatan'
Emiten-emiten dimaksud, yakni
1. PT Bank Mandiri Tbk
2. PT Bank BRI Tbk
3. PT Bank BNI Tbk
4. PT Bank Tabungan Negara BTN Tbk
5. PT Wijaya Karya Tbk
6. PT Adhi Karya Tbk
7. PT PT Pembangunan Perumahan Tbk
8. PT Jasa Marga Tbk
9. PT Waskita Karya
10. PT Aneka Tambang Tbk
11. PT Bukit Asam Tbk
12. PT Timah Tbk
Baca juga: Erick Thohir Sidak Ketersediaan Alat Kesehatan di Apotek Kimia Farma
Menurutnya, langkah ini dilakukan setelah melakukan rapat koordinasi dalam rangka meningkatkan market confidence. Hasilnya, beberapa BUMN menilai nilai fundamental perusahaan di atas harga di pasar. Guna memantapkan langkah tersebut, BUMN terus melakukan coordinated action untuk buyback saham.
Buyback, lanjutnya, akan dilakukan secara bertahap sesuai strategi masing-masing perusahaan. "Untuk pelaksanaannya akan dibebaskan kepada masing-masing perusahaan,” ujar Arya kepada Okezone, Selasa (10/3/2020).