Kisah Bos yang Kehilangan Rp25,3 Triliun dalam Semalam

, Jurnalis
Senin 16 Maret 2020 11:54 WIB
Ilustrasi: Foto Shutterstock
Share :

JAKARTA - Pionir teknologi asal Inggris, Andrew Rickman, pernah kaya raya. Perusahaan yang dia dirikan, Bookham Technology, masuk bursa dan nilai sahamnya pada pertengahan tahun 2000 ditaksir sekitar 1,5 miliar pounsterling atau hampir Rp28 triliun.

Dia adalah pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut. Nilai perusahaannya melesat seiring dengan peningkatan jumlah pemakai internet dan telepon genggam. Demikian seperti dilansir BBC Indonesia, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Media secara besar-besaran memberitakan sosok Rickman, yang mendapat predikat miliarder teknologi pertama Inggris. Dia diperlakukan selebritas, meski dalam keseharian, dia mengaku sebagai sosok yang sederhana.

Tapi ini tak menghentikan media membandingkan dengan aset milik orang-orang kaya di Inggris. Dia digambarkan lebih kaya dari Ratu Elizabeth atau musisi Sir Paul McCartney bahkan jika kekayaan keduanya digabung, begitu ulasan media ketika itu.

Lalu era kejayaan dotcom tiba-tiba berakhir. Nilai saham perusahaannya anjlok. Ambruknya era dotcom membuat ia kehilangan USD1,8 miliar (setara dengan Rp25,3 triliun) hanya dalam waktu satu malam.

"Rasanya seperti hidup di musim dingin yang berkepanjangan setelah perang nuklir," kenang Rickman kepada BBC memberi perumpamaan. Dengan kata lain, ia menjalani kehidupan yang sangat sulit.

Melihat lagi ke belakang pada masa-masa sulit di akhir tahun 2000, ia mengatakan bukan uang yang ia pikirkan.

"Jumlah uang [yang saya miliki] kan hanya deretan angka-angka di atas kertas. Saya juga tak masalah kehilangan predikat sebagai miliarder dotcom pertama di Inggris," kata Rickman.

"Yang sulit adalah menghadapi dampak terpuruknya era dotcom ini bagi perusahaan dan sektor teknologi," katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya