JAKARTA - Indeks dolar AS kehilangan kekuatan pada perdagangan kemarin. Dolar AS melemah setelah data menunjukkan rekor lonjakan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran karena wabah koronavirus.
Departemen Tenaga Kerja melaporkan, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, didaftarkan pada 3.283.000 dalam pekan yang berakhir 21 Maret, meningkat 3.001.000 dari tingkat revisi pekan sebelumnya Kamis. Angka itu dengan mudah melampaui konsensus pasar.
Baca Juga: Stimulus USD2 Triliun Tak Mampu Bikin Dolar AS Menguat, Kenapa?
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 1,67% menjadi 99,3761 pada akhir perdagangan.