Selain Pelanggan 450 Va dan 900 Va, Pemerintah Kaji Stimulus untuk Industri

Giri Hartomo, Jurnalis
Rabu 01 April 2020 17:05 WIB
Listrik PLN. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Pemerintah tidak hanya memberikan stimulus atau kebijakan untuk pelanggan listrik 450 va dan 900 va. Saat ini sedang dibahas pemberian stimulus untuk pelanggan listrik lainnya, salah satunya industri.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengaku bahwa sudah ada pembahasan pemberian stimulus untuk pelanggan listrik selain 450 va dan 900 va. Namun seperti apa skemanya, hal ini masih dalam pengkajian.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Listrik Gratis 3 Bulan untuk Pengguna Token

"Terus terang tadi ada komunikasi dengan salah satu Deputi Menko Perekoomian, sepertinya akan dikeluarkan lagi stimulus lain untuk yang lainnya termasuk di antaranya sektor industri. Tapi kami masih mengkajinya, karena dinamika ke depan kita belum tahu," ujar Rida, dalam telekonferensi, Rabu (1/4/2020).

Dari sektor ketenegalistrikan, Rida mengatakan, pengkajian terus dilakukan seperti dampak di lapangan, termasuk skenario-skenario yang bisa dilakukan dalam rangka membantu. Selain itu, sedang dibahas juga apakah perlakuan yang sama akan dilakukan seperti ke-2 golongan sebelumnya.

Baca Juga: Gratis 3 Bulan, Penggunaan Listrik Bakal Dibatasi

"Ini juga (apakah) untuk sektor iudstri kecil menengah, atau industri yang orientasinya ekspor masih kita kaji karena kita tidak tahu dinamika ke depan gimana. Kita lagi cari masukan keluhan dari lapangan contoh sudah ada industri yang minta penangguhan pembayaran, sudah ada. kita antisipasi itu semua," tuturnya.

Yang jelas, Rida menegaskan, bahwa pemerintah terus-terusan memikirkan apa yang akan terjadi ke depannya. Pasalnya, tidak ada yang tahu kapan pandemi akan berakhirnya.

"Jadi yang bisa kita lakukan mengantisipasi dan memitigasi berbagai risiko baik yang buruk maupun terburuk," tuturnya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya