Menurut Nicke, dengan harga minyak dunia saat ini memang akan lebih ringan jika menutup dan menghentikan sementara semua kilang. Hanya saja, nantinya akan berdampak pada stok dan produksi nasional.
"Tapi kalau 100% enggak kami ambil, kebtuhan 40% ini, 50% ambil aja dari impor, ini kan KKKS semuanya akan terhenti. Akhirnya ekosistem efeknya akan kemana mana," kata Nicke
"Dengan crude Dalam Negeri kan rata rata emang lebih tinggi. Ini kita lagi diskusikan dengan Kementerian ESDM bagaimana supaya kami tetao menyerap tapi diberikan relaksasi harga. Ini sedang dilakukan," imbuhnya.
(Feby Novalius)