JAKARTA - Dahsyatnya pandemi corona atau Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap kesehatan akan tetapi juga terhadap ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Lebak misalnya, imbas corona sudah mulai menjangkiti sektor usaha, khususnya pelaku industri pabrik manufaktur maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Cabang Lebak, Pepep Faisaluddin mengatakan pihaknya menerima laporan 6 perusahaan anggota Apindo tutup akibat dihempas ‘badai’ corona.
Apindo sendiri merupakan asosiasi yang menaungi tidak kurang dari 100 pengusaha yang beroperasi di Kabupaten Lebak. “Hari ini saya mendapatkan laporan PT Sijen Lestari Furniture dan PT Karya Perdana Indonesia yang bergerak dibidang mebel export tutup karena imbas dari wabah virus corona,” kata Pepep kepada Okezone, Jakarta, Selasa (21/4/2020)
Baca Juga: Marak PHK akibat Covid-19, Apa Kata Kepala BKPM?
Dengan penutupan tersebut, ratusan karyawan terpaksa diistirahatkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sebelumnya, ia telah menerima laporan, empat perusahaan anggota lainnya telah berhenti beroperasi.“Keempat perusahaan yang tutup tersebut adalah PT Balaraja Sembada, PT Parako, Andika Resto, PT Nusa Alam Rubber, PT Balaraja Sembada merupakan rekanan Sandal Homypad,” jelanya.
Dihubungi secara terpisah, Khotib, pemilik PT Balaraja Sembada yang berlokasi di Kecamatan Maja mengatakan sudah satu bulan terakhir ia menutup pabriknya. Selain kesulitan bahan baku yang diimpor dari Tiongkok, pabriknya juga tidak dapat beroperasi karena tidak ada permintaan dari pasar, belum lagi ia juga terkendala dengan masalah pengiriman.
“Sebelum corona masuk di Indonesia, kami sudah duluan mengalami kesulitan bahan baku karena bahan baku diimpor dari Tiongkok. Nah ditambah lagi dengan suasana sekarang ya sudah, makin terkapar,” jelasnya.