"Kita akan membina dan kita akan memonitor terus dengan meminta mereka mengisi kuesioner yang kita berikan setelah pelatihan," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (28/4/2020).
Baca juga: Kartu Pra-Kerja Sudah Diserbu 8 Juta Pendaftar
Nantinya, pemerintah akan melihat para peserta tersebut setelah pelatihan akan berkegiatan seperti apa. Serta bagaimana keuntungan kartu pra kerja tersebut.
"Kita akan melihat sebenarnya orang ini setelah pelatihan ngapain sih? Dapat bekerja atau tidak? Kalau dia bekerja apakah cocok antara pelatihan yang diberikan dengan pekerjaan saat ini? Setelah itu bagaimana perilakunya setelah bekerja dan lainnya," jelasnya.
(Fakhri Rezy)