"Kami bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Satgas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada seluruh ABK tersebut," ungkap Wisnu.
Baca juga: Menteri Basuki Siapkan Program Padat Karya untuk TKI dari Malaysia
Wisnu menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan sebanyak 18 unit bus untuk mengangkut para ABK menuju tempat karantina untuk melakukan isolasi selama 14 hari. Sebagaimana yang diberlakukan kepada ABK MV Artania, seluruh ABK MV Dream Explorer, baik yang hasil rapid testnya positif ataupun negatif, juga akan dikarantina di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet.
"Namun demikian, untuk mengantisipasi apabila Wisma Atlet tidak bisa menampung, pihak principal juga telah menyediakan tempat penampungan untuk karantina bagi para ABK sebelum kemudian dikembalikan ke tempat asal masing-masing," jelasnya.