Fakta Program Kartu Pra-Kerja Diubah Jadi Semi Bansos, 8,4 Juta Orang Sudah Daftar

Taufik Fajar, Jurnalis
Minggu 03 Mei 2020 07:17 WIB
Kartu Pra-Kerja. (Foto:: Okezone.com)
Share :

4. Daerah yang Paling Banyak Ikut Pra-Kerja

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari jumlah tersebut paling daerah yang paling banyak lolos kartu pra kerja adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul dengan daerah Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Lalu untuk luar pulau jawa, yang paling banyak selanjutnya adalah Sulawesi Selatan. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan berapa peserta yang lolos dari masing-masing daerah tersebut.

5. 456.000 Peserta Sudah Terima uang Pra-Kerja

"Kemudian tadi juga disampaikan kartu prakerja yg sudah registrasi 9 juta, yang sudah dapatkan saldo itu ada gelombang pertama dan kedua, sebanyak 456.000 user, terbanyak di Jakarta, kemudian Jabar, Jateng, Jatim dan Sulsel. Hampir di seluruh wilayah RI," ujar Menko Airlangga/

Para peserta yang lolos tersebut nantinya akan diberikan insentif oleh pemerintah sebesar Rp3,55 juta setiap peserta. Dana insentif akan ditransfer melalui rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.

6. Instruksi Presiden

Jokowi mengaku mendapat laporan bahwa yang mendaftar kartu pra-kerja sudah mencapai 8,4 juta orang. Dia berharap seluruh korban PHK dapat terjadi dalam program tersebut.

"Informasi terakhir yang saya dapat yang daftar sudah 8,4 juta padahal jatahnya hanya utk 5,6 juta. Sehingga sekali lagi untuk korban PHK agar korban PHK dapat prioritas," tegasnya.

7. Fungsi Kartu-Pra Kerja Bakal Diubah

Semula, program kartu pra-kerja ini dikhususkan untuk meningkatkan keterampilan para calon pekerja. Namun dengan adannya pandemi virus corona, program ini berubahn menjadi semi bantuan sosial. Mengingat, banyak sekali masyarakat yang terdampak lagnsung dari virus corona khususnya sektor informal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya