Menurut Sri Mulyani, pandemi virus corona cukup membaut ekonomi goyang. Bahkan nilai tukar rupiah pun sempat melemah akibat kepanikan yang terjadi di pasar keuangan.
"Dampak Covid sudah tampak pada pertumbuhan ekonomi global yang akan mengalami resesi," ucapnya.
Baca juga: Penanganan Dampak Covid-19 Akan Masuk di RAPBN 2021
Menurutnya, tingkat kecemasan tersebut merupakan yang terbesar dibandingkan masa periode krisis keuangan yang pernah beberapa kali terjadi. Oleh karena itu, arss modal yang yang keluar pun sudah mencapai Rp145,28 trilun di kuartal I-2020.