Share

Sri Mulyani Pede Penerimaan Negara Tembus Rp1.743,6 Triliun

Michelle Natalia, Jurnalis · Selasa 21 Desember 2021 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 21 320 2520331 sri-mulyani-pede-penerimaan-negara-tembus-rp1-743-6-triliun-Qfr3BOjIZG.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani.(Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sangat optimis seluruh penerimaan negara bisa mencapai target sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 yang berjumlah Rp1.743,6 triliun.

"Kita memperkirakan hingga akhir tahun seluruh penerimaan negara akan melebihi target APBN," ujar Sri dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: APBN Semakin Sehat dengan Penerimaan Negara Naik Jadi Rp1.699 Triliun

Dia mencatat, bahwa total penerimaan negara mencapai Rp1.699,4 triliun. Penerimaan pajak tumbuh 17% mencapai Rp1.082,6 triliun atau 88% dari target. Kenaikan tertinggi ada pada PPh migas dengan 57,7% dan non migas tumbuh 12,6%. PPN tumbuh 19,8% dan PBB tumbuh minus 6,2% dan pajak lainnya tumbuh 79,7%.

Baca Juga: 6 Jurus Presiden Jokowi Kelola Uang Negara di 2022

Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tumbuh 25,4% menjadi Rp 382,5 triliun atau 128,3% dari target APBN. Kenaikan ditopang oleh pendapatan SDA migas 24,7% dan non migas 86,9% di mana masing-masing sudah berada di atas target.

"Sementara itu untuk kepabeanan cukai mencapai Rp232,3 triliun atau tumbuh 26,6% yoy. Realisasi ini bahkan sudah dahulu melebihi target, yakni 108%," ungkap Sri.

Tingginya penerimaan, sambung dia, juga sangat dipengaruhi oleh lonjakan harga komoditas dalam setahun terakhir, khususnya dari ekspor batu bara dan minyak kelapa sawit.

"Kita akan mendapatkan positif dari pendapatan negara masih ada 2 minggu dan 2 minggu terakhir penerimaan pajak dan bea cukai masih sangat kuat dan akan kita liat," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini