Tegas! Presiden Jokowi Minta Belanja Tidak Perlu Segera Dihilangkan

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 17 November 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 17 320 2503386 tegas-presiden-jokowi-minta-belanja-tidak-perlu-segera-dihilangkan-uVCPXcgbAh.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai diperlukan penajaman dan efisien belanja pada APBN 2022. Kepala Negara meminta supaya belanja-belanja rutinitas segera dihilangkan.

“Perlunya penajaman dan efisiensi belanja. Yang belanja-belanja yang rutinitas, belanja-belanja yang tidak perlu segera hilangkan. Geser ke belanja produktif,” katanya dalam sidang kabinet paripurna, Rabu (17/11/2021).

Baca Juga: Rencana Sri Mulyani Olah APBN 2022 Senilai Rp2.700 Triliun

Selain itu dia juga meminta agar awal tahun 2022 anggaran sudah bisa dieksekusi. Sehingga menurutnya hal ini harus dipersiapkan sejak sekarang.

“Dan pastikan, ini penting untuk 2022. Awal 2022, Januari 2022 anggaran sudah bisa dieksekusi. Artinya di bulan-bulan ini kita akan mempersiapkan administrasi untuk agar di awal tahun, di Januari sudah bisa dieksekusi. Dan kita harus menyiapkan sekali lagi, dasar untuk pelaksanaan itu,” tuturnya.

Baca Juga: Tok! DPR Setujui RUU APBN 2022 Jadi Undang-Undang, Selamat Bekerja Sri Mulyani

Lebih lanjut Jokowi meminta jajarannya waspadai tantangan kita di tahun 2022 yakni potensi berlanjutnya pandemi dan perlambatan ekonomi dunia.

“Karena itu APBN di tahun 2022 harus bisa menjadi instrumen utama untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya tahan ekonomi, mengakselerasi daya saing kita. Utamanya daya saing di ekspor dan daya saing di investasi,” pungkasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini