Share

Defisit APBN 2021 Capai Rp783,7 Triliun, Sri Mulyani: Jauh Lebih Lebih Baik

Athika Rahma, Jurnalis · Senin 03 Januari 2022 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 320 2526854 defisit-apbn-2021-capai-rp783-7-triliun-sri-mulyani-jauh-lebih-lebih-baik-8JQA1hncNt.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat defisit APBN 2021 mencapai 4,65%. Defisit APBN hingga Desember 2021 sebesar Rp783,7 triliun.

Defisit APBN tahun ini berada di bawah 5%. Sri Mulyani mengatakan, hal ini didorong oleh penerimaan negara yang melampaui target dengan nilai Rp2.003,1 triliun dan belanja negara yang mencapai Rp2.786,8 triliun.

Baca Juga: Penerimaan Pajak 2021 Lebihi Target, Sri Mulyani: Ada Pandemi, Kita Tetap Kuat

"Ini defisit yang jauh lebih baik dari estimasi November, yang saya bilang 5,1%," ujar Menkeu di Jakarta, Senin (3/1/2022).

Secara rinci, penerimaan negara terdiri atas penerimaan pajak Rp 1.277,5 triliun atau 103,9% dari target, kepabeanan dan cukai Rp 269 triliun atau 125,1% dari target dan PNBP Rp 452 triliun atau 153,8% dari target.

Baca Juga: 5 Fakta Capaian Penerimaan Negara 2021 hingga Pegawai Pajak Dikasih Bonus Rp117 Juta

Sementara untuk belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat Rp 2.001,1 triliun atau 102,4% dari asumsi dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 785,7 triliun atau 98,8% dari asumsi.

"Defisit ini bukan hanya di bawah 5% tetapi dekat ke 4,5% dibandingkan dengan 6,14% pada tahun lalu," ujarnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini