Share

6 Jurus Presiden Jokowi Kelola Uang Negara di 2022

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 29 November 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 320 2509089 6-jurus-presiden-jokowi-kelola-uang-negara-di-2022-8swgQJEQqK.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dunia masih dihadapkan dengan ketidakpastian pada tahun depan akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Kepala Negara ingin rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 harus responsif mengantisipasi ketidakpastian.

"Menghadapi ketidakpastian tahun 2022, kita harus merancang APBN tahun 2022 yang responsif, antisipatif, dan juga fleksibel, selalu berinovasi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang terjadi dengan tetap menjaga tata kelola yang baik," ucapnya, saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2022 di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Defisit APBN 2022 Capai 4,7% tapi Ada Syaratnya

Jokowi menuturkan, APBN 2022 memiliki peran sentral. Sebagai Presidensi G20, Indonesia harus menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi perubahan iklim, terutama pengurangan emisi dan gerakan perbaikan lingkungan secara berkelanjutan. Indonesia juga harus menunjukkan aksi nyata pada green and sustainable economy.

"Selain itu APBN tahun 2022 juga harus mendorong kebangkitan ekonomi nasional dan mendukung reformasi struktural," jelasnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Bakal 'Sunat' Lagi Anggaran Kementerian-Lembaga Tahun Depan?

Jokowi lalu memaparkan fokus APBN 2022. Pertama, melanjutkan pengendalian Covid-19 dengan tetap memprioritaskan sektor kesehatan. Kedua, menjaga keberlanjutan program perlindungan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu dan rentan. Ketiga, peningkatan SDM yang unggul.

"Keempat, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan kemampuan adaptasi teknologi. Kelima, penguatan desentralisasi fiskal untuk peningkatan dan pemerataan kesejahteraan antardaerah. Keenam, melanjutkan reformasi penganggaran dengan menerapkan zero based budgeting agar belanja lebih efisien," paparnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jokowi kembali mengingatkan jajarannya bahwa 2022 masih dilanda ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Karenanya pemerintah harus terus mewaspadainya.

"Ketidakpastian di bidang kesehatan dan ekonomi harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program" pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini