Pengusaha Hanya Bertahan Sampai Juni, Gelombang PHK Ancam Jatim

Avirista Midaada, Jurnalis
Rabu 13 Mei 2020 13:27 WIB
PHK. Ilustrasi: Okezone.com
Share :

MALANG - Pelaku usaha beberapa sektor di Jawa Timur memastikan, bila pandemi corona ini tak segera selesai akan terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar - besaran.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Suwanto mengatakan, bila pandemi corona tak tahu kapan berakhirnya membuat pelaku usaha harus bertahan tanpa pemasukan. Hal ini menjadi beban pengeluaran, seperti pembayaran gaji karyawan hingga biaya operasional lainnya, lebih besar dibandingkan pemasukan.

Baca Juga: 3,7 Juta Orang Kena PHK Imbas Corona

"Pasti kita mengalami kemampuan, pengusaha bertahan sekitar bulan Juni. Kondisi ekonomi seperti ini berat juga," ujar Suwanto saat ditemui di Balaikota Malang, Rabu (13/5/2020).

Saat ini ia dan rekan-rekan sesama pengelola pusat perbelanjaan di Malang raya hanya bisa bertahan dengan kondisi ekonomi yang tak normal.

Baca Juga: Tutup Pabrik di Tangerang, Produsen Sepatu Adidas PHK 2.500 Pekerja

"Kita sama-sama mencoba bagaimana mengatasi ini dengan baik dari segi ekonomi tetap bisa berjalan meskipun tidak bisa normal. Kemampuan kami hitung di sekitar bulan Juni itu kalau tidak bisa bangkit ya sulit mau tidak mau gelombang PHK bisa terjadi," tuturnya.

Hal serupa diakui Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Dwi Cahyono. Menurut Dwi, para pelaku usaha perhotelan dan restoran hanya bisa bertahan sampai bulan Juni bila kondisi pandemi corona ini tak kunjung membaik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya