JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa ketahanan eksternal ekonomi Indonesia terjaga cukup baik. Hal ini terlihat dari defisit transaksi berjalan kuartal I-2020 menurun menjadi 1,5% terhadap PDB dibandingkan kuartal IV-2019 yang tercatat 2,8%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh menurunnya impor dan sejalan menurunnya permintaan domestik. Sehingga meminimalkan dampak berkurangnya ekspor akibat kontraksi pertumbuhan ekonomi dunia.
Baca juga: Tak Lagi Keluar, Aliran Modal Masuk ke RI Capai USD4,1Miliar
"Secara keseluruhan BI memperkirakan defisit transaksi berjalan 2020 akan menurun di bawah 2% dari PDB dari perkiraan sebelumnya 2,5-3% terhadap PDB," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (19/5/2020).